Pajak Kendaraan di Jawa Tengah

Pajak Kendaraan di Jawa Tengah, Sebuah aplikasi berbasis Android untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah diluncurkan hari ini. Kini memperpanjang STNK di Jateng tidak perlu mengantre dan bisa dilakukan di manapun.

 

Aplikasi tersebut bernama Sakpole atau singkatan dari Sistem Administrasi Pajak Online. Aplikasi bisa diunduh di Play Store di smartphone berbasis Android. Setelah itu tinggal mengikuti petunjuk dan fitur yang ada di aplikasi tersebut.

 

“Cukup download, install aplikasi Sakpole, kemudian melakukan pembayaran pajak,” kata Wakapolda Jateng, Brijen Pol Indrajit saat membacakan sambutan Kapolda Jateng di lokasi acara peluncuran Sakpole, Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (17/7/2017).

 

 

Jika sudah membuka aplikasi, pengguna bisa menekan fitur pendaftaran online. Isi data-data dan ikuti petunjuk hingga muncul kode bayar. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menambahkan pembayaran bisa dilakukan melalui e-banking, mobile banking atau melalui ATM.

 

“Saat ini untuk pembayaran di bank baru lewat BNI. Sedang digodok beberapa bank, nantinya ada 11 bank,” kata Ganjar.

 

Struk atau bukti bayar berlaku 14 hari kerja. Jika sudah membayar, wajib pajak bisa datang ke kantor Samsat Online atau Samsat Keliling untuk menukar dengan SKPD asli dengan membawa STNK dan KTP, tidak perlu antre.

 

“Dengan membayar pajak kendaraan, masyarakat juga ikut gotong royong membayar asuransi korban kecelakaan,” kata Kepala Jasa Raharja Jateng, Harwan.

 

Peresmian dilakukan oleh Ganjar Pranowo, Wakapolda Jateng, Kepala Jasa Raharja Jateng, Kepala BPPD Jateng Ihwan Sudrajat, CEO BNI Cabang Semarang Eben Eser Nainggolan, dan Kasdam IV Diponegoro Brigjen MS Fadillah.

 

Gubernur Ganjar menyebutkan, aplikasi tersebut memudahkan wajib pajak membayar dan terhindar dari denda keterlambatan. Bagi wajib pajak yang berada di luar kota pun bisa tetap membayar lewat aplikasi Sakpole.

 

“Pembayaran pajak kendaraan merupakan pemasukan tertinggi di Jateng. Itu uang njenengan (Anda). Pajak ini lah yang akan dibangun untuk fasilitas di Jawa Tengah. Alhamdulillah sekarang jalan-jalan mulai baik,” pungkas Ganjar.

 

Salah satu warga yang datang ke acara peluncuran tersebut ternyata ada yang mulai membuktikannya. Warga bernama Anindya, warga Pamularsih Semarang itu sudah bersiap mengunduh aplikasi dan membawa STNK motor ibunya.

 

Anindya kemudian mengkuti prosedur pembayaran di aplikasi kemudian transfer pembayaran menggunakan mobile banking. Setelah itu dia menuju mobil Samsat keliling di dekat panggung peresmian.

 

“Gampang sekali, cepat, nggak antre. Ini saya bayarin motor punya ibu,” ujar Anindya.

(alg/sip)