Rujak Cingur Bali

Rujak Cingur Bali, Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata “cingur” berarti “mulut”, hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan ketimun, ditambah lontong, tahu, tempe dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam. Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuleg, akhirnya jadi rujak cingur.

Makanan ini disebut rujak cingur karena bumbu olahan yang digunakan adalah petis udang dan irisan cingur(mulut sapi). Hal ini yang membedakan dengan makanan rujak atau semacam pecel menurutku cuma beda nya, rujak cingur menggunakan bahan cingur(mulut sapi) tersebut.

Rujak Cingur yang asli Surabaya ternyata ada di Denpasar, Bali, menurut lidah saya termasuk enak dan berasa bumbu nya. Untuk menemukan warung ini tidak begitu susah karena dekat dengan kota Denpasar.

Rujak Cingur Surabaya di Jalan Imam Bonjol 37 Dekat Kuburan Tegal, Denpasar, Bali.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *